Ternate – Dinamika pemilihan kepemimpinan organisasi mahasiswa kembali memanas. Momentum suksesi kepengurusan HIMAFIS Periode 2025–2026 menjadi sorotan, seiring munculnya pasangan calon yang mengusung semangat perubahan dan pembaruan.
Bukan sekadar calon, pasangan ini hadir sebagai simbol energi baru, ide segar, dan gerakan yang lebih progresif demi kemajuan organisasi.
Adalah Nurzakya G. sebagai Calon Ketua Umum dan Yusri Umasangaji sebagai Calon Wakil Ketua Umum yang resmi menyatakan kesiapan mereka untuk bertarung dalam kontestasi demokrasi internal HIMAFIS.
Dalam pernyataan sikapnya, pasangan ini menegaskan komitmen untuk membawa HIMAFIS menjadi organisasi yang lebih solid, aktif, serta berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Satu suara kamu adalah satu langkah menuju HIMAFIS yang lebih solid, aktif, dan berprestasi,” demikian pesan yang digaungkan dalam kampanye mereka.
Pasangan Nurzakya–Yusri mengusung visi penguatan internal organisasi melalui:
Peningkatan kualitas program kerja yang inovatif dan relevan
Membangun solidaritas antaranggota
Mendorong partisipasi aktif seluruh kader
Memperluas jaringan kolaborasi eksternal
Mereka juga menekankan pentingnya transparansi, komunikasi terbuka, serta kepemimpinan yang inklusif dalam setiap pengambilan kebijakan organisasi.
Ajakan Partisipasi Aktif
Pemilihan ini dinilai bukan hanya tentang siapa yang terpilih, tetapi tentang arah masa depan HIMAFIS.
Seluruh anggota diharapkan tidak apatis terhadap proses demokrasi yang sedang berlangsung.
“Jangan diam. Jangan ragu. Saatnya tentukan pilihan Anda dari sekarang,” menjadi seruan yang terus digaungkan guna meningkatkan partisipasi pemilih.
Kontestasi ini diharapkan berjalan secara sehat, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Siapapun yang terpilih nantinya, harapannya adalah mampu membawa HIMAFIS menuju capaian yang lebih gemilang dan membanggakan.
Pemilihan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum HIMAFIS Periode 2025–2026 menjadi momentum penting untuk menentukan arah gerak organisasi ke depan — menuju HIMAFIS yang lebih progresif dan berdaya saing.
Tim/red








