- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 04:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desakan Banjir, Pemdes Loleojaya Keruk Saluran Air di Tiga TitikDesakan Banjir, Pemdes Loleojaya Keruk Saluran Air di Tiga Titik Lelojaya, 13 September 2026 — Pemerintah Desa Loleojaya bergerak cepat merespons persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Pemerintah desa bersama masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sepakat melakukan penanganan saluran air di sejumlah wilayah yang rawan banjir. Sebagai langkah awal, Pemerintah Desa Loleojaya telah melakukan pengerukan saluran air menggunakan alat berat excavator. Pengerukan dilakukan di tiga titik dengan total panjang keseluruhan kurang lebih 500 meter. Kepala Desa Loleojaya, Fajri Ramli, mengatakan langkah tersebut dilakukan karena adanya desakan masyarakat agar persoalan banjir segera ditangani. Pemerintah desa kemudian memanfaatkan alat excavator yang sudah tersedia untuk melakukan pengerukan saluran. “Sudah kita garuk saluran air di tiga titik, totalnya 500 meter. Karena desakan masyarakat akibat banjir, kita harus bergerak cepat. Kita bersama masyarakat dan BPD sudah sepakat untuk melakukan penanganan ini dengan memanfaatkan excavator yang sudah ada,” ujar Fajri Ramli. Ia menjelaskan, pengerukan yang dilakukan saat ini merupakan langkah awal untuk membuka jalur aliran air agar lebih lancar. Sementara untuk pembiayaan dan penanganan lebih lanjut akan disesuaikan melalui APBDes Perubahan Tahun Anggaran 2026. Menurut Fajri, penanganan saluran air menjadi penting karena sejumlah titik di wilayah desa selama ini rawan mengalami genangan ketika hujan. Dengan dibukanya saluran tersebut, diharapkan aliran air dapat lebih terarah dan risiko banjir dapat diminimalkan. Pemerintah Desa Loleojaya juga melibatkan masyarakat dan BPD dalam pembahasan program tersebut. Kesepakatan bersama ini diharapkan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemdes Loleojaya berharap pengerukan saluran air di tiga titik dengan total panjang 500 meter tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengatasi persoalan banjir di desa. Penulis : Lutfi Yurdi

Lelojaya, 13 September 2026 — Pemerintah Desa Loleojaya bergerak cepat merespons persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Pemerintah desa bersama masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sepakat melakukan penanganan saluran air di sejumlah wilayah yang rawan banjir.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Desa Loleojaya telah melakukan pengerukan saluran air menggunakan alat berat excavator. Pengerukan dilakukan di tiga titik dengan total panjang keseluruhan kurang lebih 500 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Loleojaya, Fajri Ramli, mengatakan langkah tersebut dilakukan karena adanya desakan masyarakat agar persoalan banjir segera ditangani. Pemerintah desa kemudian memanfaatkan alat excavator yang sudah tersedia untuk melakukan pengerukan saluran.

“Sudah kita garuk saluran air di tiga titik, totalnya 500 meter. Karena desakan masyarakat akibat banjir, kita harus bergerak cepat. Kita bersama masyarakat dan BPD sudah sepakat untuk melakukan penanganan ini dengan memanfaatkan excavator yang sudah ada,” ujar Fajri Ramli.

Ia menjelaskan, pengerukan yang dilakukan saat ini merupakan langkah awal untuk membuka jalur aliran air agar lebih lancar. Sementara untuk pembiayaan dan penanganan lebih lanjut akan disesuaikan melalui APBDes Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Menurut Fajri, penanganan saluran air menjadi penting karena sejumlah titik di wilayah desa selama ini rawan mengalami genangan ketika hujan. Dengan dibukanya saluran tersebut, diharapkan aliran air dapat lebih terarah dan risiko banjir dapat diminimalkan.

Pemerintah Desa Loleojaya juga melibatkan masyarakat dan BPD dalam pembahasan program tersebut. Kesepakatan bersama ini diharapkan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pemdes Loleojaya berharap pengerukan saluran air di tiga titik dengan total panjang 500 meter tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengatasi persoalan banjir di desa.

Penulis : Lutfi Yurdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elevasimedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Kecil Jadi Korban, Rumah Rusak dalam Perkelahian di Papaloang, Keluarga Desak Polisi Bertindak Tegas
KCBI TEGAS: TIDAK ADA DAMAI! KASUS PENYIRAMAN AIR PANAS DI BOGOR HARUS KE MEJA HIJAU
Alarm Hukum Berbunyi! Dugaan Korupsi Dana Samisade Desa Sukaharja Resmi Dilaporkan ke Kejari Bogor
LSM KCBI Soroti Proyek BRIN Ratusan Miliar: Diduga Kuat Ada Pengaturan Pemenang
Muhammadiyah dan Pemkot Palu Perkuat Kolaborasi, Tanwir Nasional 2026 Jadi Fokus Utama
Hadianto Rasyid Terima Mandat Pimpin ABPEDNAS Sulteng, Kejagung Siap Dukung Penguatan Tata Kelola Desa
*Di Balik Jalan Terjal dan Berlumpur, Ada Semangat Guru yang Tak Pernah Padam
Calon Ketua Umum & Wakil Ketua Umum HIMAFIS Periode 2025–2026 Hadirkan Energi Baru
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 04:45 WIB

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Anak Kecil Jadi Korban, Rumah Rusak dalam Perkelahian di Papaloang, Keluarga Desak Polisi Bertindak Tegas

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:59 WIB

KCBI TEGAS: TIDAK ADA DAMAI! KASUS PENYIRAMAN AIR PANAS DI BOGOR HARUS KE MEJA HIJAU

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:30 WIB

Alarm Hukum Berbunyi! Dugaan Korupsi Dana Samisade Desa Sukaharja Resmi Dilaporkan ke Kejari Bogor

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:53 WIB

LSM KCBI Soroti Proyek BRIN Ratusan Miliar: Diduga Kuat Ada Pengaturan Pemenang

Berita Terbaru

Halmahera Selatan

Desakan Banjir, Pemdes Loleojaya Keruk Saluran Air di Tiga Titik

Minggu, 13 Sep 2026 - 05:40 WIB

Uncategorized

Minggu, 13 Sep 2026 - 04:45 WIB