Halmahera Selatan — SMP Negeri 56 Satu Atap (Satap) Halmahera Selatan menggelar kegiatan penyusunan Soal Akhir Sekolah (UAS) untuk Tahun Ajaran 2025–2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu evaluasi hasil belajar siswa. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Aulah sekolah dengan melibatkan seluruh guru mata pelajaran.
Kepala SMP Negeri 56 Satap Halmahera Selatan *SIN AHMAD. S.Pd* menyampaikan bahwa penyusunan soal akhir sekolah memiliki peran penting dalam mengukur ketercapaian kompetensi siswa secara menyeluruh. Oleh karena itu, proses penyusunannya harus dilakukan secara sistematis, terarah, dan sesuai dengan standar pendidikan yang berlaku.
“Penyusunan soal ini tidak hanya sekadar membuat pertanyaan, tetapi juga memastikan bahwa setiap butir soal mampu mengukur kemampuan siswa secara objektif, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh guru terlibat aktif dalam kegiatan ini dengan membentuk tim berdasarkan bidang studi masing-masing. Mereka menyusun kisi-kisi soal terlebih dahulu sebelum mengembangkan butir soal, kemudian dilanjutkan dengan proses telaah dan revisi untuk memastikan kualitas soal tetap terjaga.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para guru untuk berdiskusi dan saling berbagi pengalaman dalam menyusun instrumen penilaian yang baik. Melalui proses ini, diharapkan soal yang dihasilkan memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi.
Salah satu guru peserta kegiatan mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam meningkatkan profesionalisme guru. “Dengan adanya kegiatan bersama seperti ini, kami dapat menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas soal yang akan digunakan dalam ujian akhir sekolah,” katanya.
Dengan terselenggaranya kegiatan penyusunan soal akhir sekolah ini, SMP Negeri 56 Satap Halmahera Selatan berharap pelaksanaan UAS Tahun Ajaran 2025–2026 dapat berjalan dengan lancar serta mampu memberikan gambaran yang akurat mengenai capaian belajar siswa.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik.
Halmahera Selatan — SMP Negeri 56 Satu Atap (Satap) Halmahera Selatan menggelar kegiatan penyusunan Soal Akhir Sekolah (UAS) untuk Tahun Ajaran 2025–2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu evaluasi hasil belajar siswa. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Aulah sekolah dengan melibatkan seluruh guru mata pelajaran.
Kepala SMP Negeri 56 Satap Halmahera Selatan SIN AHMAD. S.Pd menyampaikan bahwa penyusunan soal akhir sekolah memiliki peran penting dalam mengukur ketercapaian kompetensi siswa secara menyeluruh. Oleh karena itu, proses penyusunannya harus dilakukan secara sistematis, terarah, dan sesuai dengan standar pendidikan yang berlaku.
“Penyusunan soal ini tidak hanya sekadar membuat pertanyaan, tetapi juga memastikan bahwa setiap butir soal mampu mengukur kemampuan siswa secara objektif, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap,” ujarnya.
Seluruh guru terlibat aktif dalam kegiatan ini dengan membentuk tim berdasarkan bidang studi masing-masing. Mereka menyusun kisi-kisi soal terlebih dahulu sebelum mengembangkan butir soal, kemudian dilanjutkan dengan proses telaah dan revisi untuk memastikan kualitas soal tetap terjaga.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para guru untuk berdiskusi dan saling berbagi pengalaman dalam menyusun instrumen penilaian yang baik. Melalui proses ini, diharapkan soal yang dihasilkan memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi.
Salah satu guru peserta kegiatan mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam meningkatkan profesionalisme guru. “Dengan adanya kegiatan bersama seperti ini, kami dapat menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas soal yang akan digunakan dalam ujian akhir sekolah,” katanya.
Dengan terselenggaranya kegiatan penyusunan soal akhir sekolah ini, SMP Negeri 56 Satap Halmahera Selatan berharap pelaksanaan UAS Tahun Ajaran 2025–2026 dapat berjalan dengan lancar serta mampu memberikan gambaran yang akurat mengenai capaian belajar siswa.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik.













